4 Dalil Tentang Puasa Rajab yang Wajib Diketahui

Dalil Tentang Puasa Rajab – Selain dianjurkan untuk setiap umat mulsim memperbanyak membaca doa, ketika bulan rajab datang menghampiri kita semua. Kita juga di anjurkan untuk membaca istighfar sebanyak mungkin dan juga membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Bahkan kita juga di anjurkan untuk membaca dzikir bulan Rajab agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga Rasulullah. Selain itu ada juga beberapa sunnah yang di anjurkan pada bulan Rajab seperti salah satunya adalah sunnah berpuasa.

Puasa di bulan Rajab sendiri merupakan puasa yang begitu banyak di nantikan kehadirannya oleh umat muslim. Karena seperti sebelumnya sudah kita bahas bersama, puasa sunnah Rajab sendiri merupakan salah satu amalan yang patut untuk kita kerjakan ketika bulan Rajab datang.

Namun dari banyaknya pembahasan yang ada, banyak sekali orang yang bertanya mengenai dalil tentang puasa Rajab itu sendiri. Apakah ada atau tidak. Untuk menjawab hal tersebut silahkan anda simak selengkapnya artikel terbaru dari niatpuasa.com berikut ini.

Dalil Tentang Puasa Rajab

Dalil Tentang Puasa Rajab

Dalam kaidahknya, puasa sunnah bulan Rajab sendiri sudah di anjurkan dalam beberapa dalil oleh para ulama lewat kitab-kitab yang mereka miliki. Dan berikut adalah beberapa anjuran berpuasa di bulan Rajab yang kami rangkung untuk mempermudah anda menemukan dalil tentang puasa rajab.

1. Syaikh Zinudin Al-Malibari (Kitab Fathul Mu’in)

Salah satu dalil tentang puasa Rajab yang cukup terkenal ialah dalil atau anjuran yang di jelaskan oleh Syaikh Zinudin Al-Malibari didalam kitab yang beliau rilis dengan nama Kitab Fahul Mu’in.

Yang dimana didalam kitab tersebut di jelaskan dalam sebuah kalimat yang berbunyi:

Syaikh Zinudin Al Malibari

Artinya : 
“Bulan paling utama untuk melakukan puasa setelah bulan Ramadhan adalah bulan-bulan yang dimuliakan. Paling utamanya bula-bulan haram untuk melakukan puasa adalah bulan Muharram, kemudian Rajab, Zulhijjah, Zulqa‘dah, dan terakhir bulan Sya’ban.”

2. Imam Zakaria al-Anshari (Kitab Al-Tahrir)

Selain dalil diatas, ada pula beberapa dalil atau anjuran lain yang berhubungan dengan Puasa sunnah di bulan Rajab. Dan anjuran atau dalil tersebut dari Imam Zakaria Al-Anshari yang di jabarkan di dalam sebuah kita berjudul Al-Tharir.

Dimana dalam dalil tersebut di jelaskan bahwa

Imam Zakaria al Anshari

Artinya:
“Dan yang paling utama dari semua bulan itu adalah Muharram seperti hadis riwayat Imam Muslim; ‘Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Allah, Muharam.”

3. Hadis Riwayat Imam Abu Daud & Ibnu Majah dari Al-Bahili

Kemudian ada pula dalil tentang puasa Rajab yang di jelaskan berdasarkan beberapa hadits Nabi SAW seperti sebelumnya pernah juga kami bagikan mengenai hadits shahih tengan puasa rajab.

Yang dimana hadits tersebut didasarkan pada hadis riwayat Imam Abu Daud dan Ibnu Majah dari Al-Bahili yang bekata,

Hadis Riwayat Imam Abu Daud Ibnu Majah dari Al Bahili

Artinya:
“Aku mendatangi Rasulullah Saw, kemudian aku berkata, ‘Ya Rasulullah, aku adalah laki-laki yang mendatangimu di tahun yang lalu.’ Rasul menjawab, ‘Aku lihat badanmu semakin kurus.’ Ia menjawab, ‘Ya Rasul, aku tidak makan di siang hari, aku makan hanya di malam hari.’ Rasul berkata, ‘Siapa yang memerintahmu untuk menyiksa dirimu?’ Aku berkata, ‘Ya Rasul sesungguhnya aku kuat (berpuasa).’ Rasul berkata, ‘Berpuasalah di bulan sabar dan tiga hari setelahnya, berpuasalah di bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah dari bulan haram, berpuasalah dari bulan haram dan tinggalkanlah darinya.’ Nabi Saw dengan memberi isyarat dengan ketiga jarinya seraya mengumpulkan dan melepaskannya.”

4. Hadis Riwayat Imam Al-Baihaqi dari Anas bin Malik

Dan dalil tentang puasa Rajab yang selanjutnya juga masih berpedoman pada hadis riwayat dari Imam Al-Baihaqi dari Anas bin Malik yang berbubnyi,

Hadis Riwayat Imam Al Baihaqi

Artinya:
“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sungai yang disebut Rajab, lebih putih dari susu, lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa dari bulan Rajab satu hari, maka Allah kelak memberinya minum dari sungai tersebut.”

Nah itulah kiranya beberapa dalil tentang puasa Rajab yang perlu untuk anda ketahui. Dengan memahami dan mengetahuinya tentu saja anda akan mendapatkan berabgai macam manfaat. Dan semoga apa yang kami tulis diatas bisa menjadi pembahasan yang cukup bermanfaat.