8 Adab Berbuka Puasa Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Adab Berbuka Puasa – Bulan Ramadhan menjadi bulan yang selalu dinantikan oleh umat muslim diseluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Pada bulan suci ini kita sebagai umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibada puasa wajib.

Puasa menjadi salah satu amalan yang memang memiliki banyak sekali keutamaan dan pahala yang berlipat ganda. Bukan hanya puasa Ramadhan saja melainkan puasa-puasa sunnah lainnya, senantiasa diamalkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dalam menjalankan ibadah puasa, Rasulullah SAW mengajarkan adab berbuka puasa yang hendaknya diamalkan oleh kita semua sebagai umat muslim. Disamping memberikan keberkahan kepada kita semua, adab tersebut juga dapat menyempurnakan ibadah puasa dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Lalu apa saja adab berbuka puasa sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW? Nah daripada penasaran lebih baik langsung saja kita simak ulasan mendalam dan terlengkap mengenai adab berbuka puasa yang telah kami siapkan berikut ini.

Adab Berbuka Puasa Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Adab Berbuka Puasa

Menyegerakan Berbuka Puasa

Adab berbuka puasa yang pertama adalah dengan menyegerakan berbuka. Di dalam hadits qudsi, Rasulullah SAW menyebutkan firman Allah SWT sebagaiman diriwayatkan Ahmad dan tirmidzi sebagai berikut:

“Sesungguhnya hamba-hamba-Ku yang paling Kucintai ialah yang lebih menyegerakan berbuka puasa.” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Lalu ada juga hadits lain yang diriwayatkan oleh Sahl bin Sa’d ra, dijelaskan disini bahwa Nabi Muhammad SAW senantiasa menganjurkan umatnya untuk segera membatalkan puasa ketika waktu berbuka puasa telah tiba. Hal ini dikarenakan terdapat keberkahan dan juga kebaikan dalam berbuka puasa.

“Senantiasa manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa.” (HR Bukhari-Muslim).

Berdoa Sebelum Berbuka Puasa

Ada berbuka puasa yang selanjutnya adalah dengan membaca doa terlebih dahulu. Hal ini karena waktu berbuka menjadi salah satu mudahnya doa kita dikabulkan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut:

“Sesungguhnya doa orang yang berpuasa pada waktu berbuka itu tidak ditolak.” (HR Ibnu Majah).

Lalu adapun doa yang paling populer dan sudah melekat dalam ingatan masayarakat adalah sebagai berikut:

“Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamarrohimin.”

Artinya : “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Baca :  5 Cara Untuk Istiqomah Setelah Bulan Ramadhan

Berbuka dengan Kurma dan Air Putih

Kemudian Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk berbukan dengan memakan buah kurma dan juga air putih ketika berbukan. Berdasar dengan hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik ra, Rasulullah bersabda sebagai berikut:

ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮ ﻝُ ﺍﻟﻠِّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪً ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳُﻔْﻄِﺮُ ﻋَﻠَﻰ ﺭُﻃَﺒَﺎﺕٍ ﻗَﺒْﻞَ ﺃَﻥْ ﻳُﺼَﻠِّﻲَ ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﺭُﻃَﺒَﺎ ﺕٌ ﻓَﻌَﻠَﻰ ﺗَﻤَﺮَﺍﺕٍ ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢ ﺗَﻜُﻦْ ﺣَﺴَﺎ ﺣَﺴَﻮﺍﺕٍ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﺀٍ

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.”

Buah kurma sendnri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Diantaranya adalah untuk meningkatkan energi serta menyehatkan sistem pencernaan. Dan sedangkan air putih dapat menangkal racun yang ada di dalam tubuh kita.

Berdoa Setelah Berbuka Puasa

Dan yang terakhir adalah dengan membaca doa setelah berbuka puasa. Rasulullah SAW memang sudah terbiasa berdoa sembari memanjatkan rasa syuukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Untuk doa yang dibaca Rasulullah SAW setelah berbuka puasa adalah sebagai berikut:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَللهُ يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ.

“Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insyaallah pahala sudah tetap.”

Nah itulah beberapa pembahasan yang dapat kalian simak diatas mengenai adab berbuka puasa. Kewajiba puasa Ramadhan memang wajib dilakukan oleh setiap muslim yang ada diseluruh dunia, dan alangkah baiknya jika apa yang sudah dianjurkan oleh Rasulullah SAW mengenai adab berbuka dilaksanakan oleh kita semua.

Baca :  Adab Memotong Kuku dalam Islam & Keutamaannya

Karena setiap hal yang dilakukan oleh Rasulullah SAW tentu memiliki manfaat dan keberkahan dari Allah SWT. Baiklah mungkin hanya ini saja yang dapat kami sampaikan, semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua. Jangan lupa juga baca artikel lain mengenai adab tidur sesuai sunnah yang telah niatpuasa.com sampaikan di postingan sebelumnya.