Bacaan Takbir Idul Fitri Terlengkap Sesuai Sunnah

Bacaan Takbir Idul Fitri – Idul Fitri merupakan salah satu hari raya besar umat Islam di seluruh Dunia. Dimana sebelumnya kita akan melaksanakan puasa wajib atau dikenal dengan puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Pada saat malam terkahir menjelang hari raya, kita sebagai umat muslim disunnahkan untuk mengumandangkan takbir.

Lantunan indah gema dan suara takbir juga menandakan sebagai kemenangan dan kebahagiaan tersendiri bagi setiap individu umat Islam. Bagaimana tidak? Pada malam tersebut ramai berbondong-bondong orang datang ke masjid atau mushola untuk bersama-sama membacakan kalimah takhnir, tahmid dan juga tasbih.

Hukum membaca takbir Idul Fitri ini disunnahkan semenjak akhir berpuasa Ramadhan. Jadi sejak Maghrib terakhir puasa Ramadhan, kita sudah disunnahkan untuk melantunkan takbir Idul Fitri. Dan adapaun waktu terakhir disunnahkan membaca takbir Idul Fitri adalah sampai Imam selesai sholat Idul Fitri.

Berbicara mengenai bacaan takbir Idul Fitri, disini kami akan menyampaikan penjelasan lengkap mengenai bacaan takbir Idul Fitri sesuai sunnah Rasulullah SAW. Daripada penasaran lebih baik langsung saja kita simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Bacaan Takbir Idul Fitri Terlengkap Sunnah Sesuai

Bacaan Takbir Idul Fitri

Jenis Takbir

Takbir dibagi menjadi 2 bagian, yakni Takbir Mursal dan Muqayyad. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasannya berikut ini:

1. Takbir Mursal

Merupakan takbir yang waktunya tidak mengacu pada waktu sholat atau tidak harus dibaca oleh seseorang setelah menjalankan ibadah sholat, baik sholat wajib maupun sholat sunnah. Takbir Mursal ini sunnah dilakukan setiap waktu, dimapun dan dalam keadaan apapun. Baik lelaki maupun perempuan juga sama-sama dianjurkan untuk melantunkan takbir, baik pada saat dirumah, bepergian, di jalan, masjid, pasar dan lainnya.

Dan waktu melakukan takbir ini juga dimulai dari terbenamnya matahari malam ied hingga imam melakukan takbiratul ihram sholat ied meliputi Idul Fitri maupun Idul Adha.

2. Takbir Muqayyad

Kemudian Takbir Muqayyad merupakan takbir yang pelaksanaannya memiliki waktu khusus, yakni mengiringi sholat, dibawah setelah melakukan sholat baik wajib maupun sunnah. Waktu pembacaannya setelah sholat Subuh hari Arafah (9 dzulhijah) hingga Ashar hari Tasyriq (13 dzulhijjah).

Hukum Membaca Takbiran

Hukum membaca takbir pada Idul Fitri dan Idul Adha adalah Sunnah Muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan dan ditekankan. Hukum ini juga berlaku untuk laki-laki dan perempuan.

Shigot Takbir

Ada 2 Shigot Takbir yang dapat kalian ketahui, yang pertama adalah Takbir pendek dan yang kedua adalah Takbir Panjang. Seperti apa jelasnya, mari simak pembahasannya berikut ini.

1. Bacaan Takbir Pendek (Pertama)

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd”

Artinya : “Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah”.

2. Bacaan Takbir Panjang (Kedua)

اللهُ اكبَر كَبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا
وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا.
.لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن,
وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن
لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه,
لاالهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر,
اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْد

“Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,
Wasubhaanallaahi bukrataw wa ashiillaa. Laa ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiin, Walau karihal kaafiruun, walau karihal musyrikun, walau karihal munafiqun.Laa ilaaha illallaahu wahdah, shodaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wahazamal ahzaaba wahdah.Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd”

Artinya : “Allah maha besar dan juga sempurna kebesaran-Nya, Segala puji bagi-Nya dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada yang kami sembah selain kepada-Nya, Kami memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, musrik, dan munafiq membencinya. Tiada Tuhan selain Allah dengan ke-esaan-Nya. Dia Maha menepati janji. Dan menolong hamba-hamba-Nya, Memuliakan bala tentara-Nya dan menghancurkan musuh-musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah. Dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan Segala Puji hanya bagi Allah.”

Disunnahkan juga setiap selesai membaca 7 kali takbir pendek, untuk membaca takbir kedua atau takbir panjang sebagaimana dianjurkan. Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai bacaan takbir Idul Fitri, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua. Jangan lupa juga baca artikel lainnya mengenai tata cara sholat Idul Fitri yang telah niatpuasa.com sampaikan dipostingan sebelumnya.