Perbedaan Infaq dan Shodaqoh Serta Pengertiannya

Perbedaan Infaq dan Shodaqoh – Banyak sekali istilah yang ada didalam ajaran agama islam yang mungkin sudah sepantasnya untuk bisa kita pahami dan tidak hanya sekedar mengetahuinya saja. Sesuai judul yang tertulis diatas, kami yakin bahwa sahabat niatpuasa masih ada yang belum mengerti serta masih ragu untuk mengartikan pengertian dan juga perbedaan antara Infaq dan Shodaqoh meskipun ada dari kalian yang tentu sudah pernah melakukan dual hal yang sifatnya begitu mulia tersebut didalam kehidupan ini.

Pada intinya baik itu Infaq, Shodaqoh, ataupun juga Zakat merupakan sebuah kegiatan yang bisa diartikan “mengeluarkan sesuatu”. Jika di lihat secara umum, memang ketiga hal tersebut memiliki sebuah persamaam yang mana dalam perananannya adalah untuk memberikan sebuah kontribusi pada pengentasan kemiskinan. Meski sama-sama harus mengeluarkan sesuatu (biasanya berupa barnag atau uang) akan tetapi ada pula beberapa hal yang memang membuatnya berbeda jika di lihat dari kacamata Islam.

Meski merupakan suatu hal yang intinya sama sebagaimana kami sampaikan diatas, akan tetapi bila di lihat dari kacamata islam tentu saja ada berberapa perbedaan Infaq dan Shodaqoh yang perlu untuk kalian ketahui agar nantinya tidak menimbulkan krancuan. Untuk itu buat kalian yang ingin memahampi perbedaan antara kedua hal mulia tersebut silahkan simak informasi lengkapnya berikut ini.

Perbedaan Infaq dan Shodaqoh yang Harus Kamu Tahu

Perbedaan Infaq dan Shodaqoh

Perbedaan Infaq dan Shodaqoh

Tidak bisa di pungkiri baik Infaq ataupun Shodaqoh sudah menjadi kewajiban kita atas apa yang sudah kita peroleh untuk di bagian sesama muslim yang membutuhkan. Namun terkadang ada dari kalian yang masih belum mengetahui tetang pengertian dan perbedaan infaq ataupun shodaqoh maka dari itu, simak penjelasan mengenai dua hal tersebut yang akan kami rangkum lewat penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Baca :  Tata Cara Shalat Jamak dan Qasar Beserta Syaratnya

Pengertian Infaq

Seperti sedikit kami singgung di atas baik itu infaq ataupun shodaqoh merupakan sebuah perbuatan yang mengeluarkan sesuatu dalam hal ini biasanya berupa benda ataupun uang untuk di berikan kepada orang yang memang benar-benar membutuhkan. Namun apabila di jabarkan secara luas, Infaq berasal dari katan Anfaqa yang mempunyai arti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk sebuah kepentingan sesuatu.

Sedangkan menurut terminologi syariat, infaq bisa di artikan mengeluarkan sebagian harga ataupun pendapatan dan pengahsilan untuk sesuatu yang di perintahkan dalam ajaran agama Islam. Dilain sisi, Infaq dikeluarkan setiap orang yang beriman baik yang mempunyai penghasilan tinggi maupun rendah, apakah dia sedang berada di posisi lapang maupun sempit sebagaimana sudah teracntum pada (QS. 3:134).

Sedikit berbeda dengan zakat yang harus di berikan kepada mustahik tertentu, infaq sendiri boleh di berikan kepada siapapun seperti orang tua, ana yatim ataupun yang lainnya dan hal ini juga tertulis pada (QS.2:215). Jadi bila di ambil intinya, Infaq bisa di katakan pengeluaran sukarela yang bisa di lakukan seseorang ketika mereka mendapatkan sebuah rizki. Dan berapapun yang yang di keluarkan merupakan hak mereka. Selain itu, Rasulullah SAW juga pernah bersabda dalam hadist yang di riwayatkan Bkhari dan Muslim yang mana berbunyi:

Ya Allah berilah orang yang berinfaq, gantinya. Dan berkata yang lain :” ya allah jadikanlah orang yang menahan infaq, kehancuran. (HR.Bukhari)

Setidakya dengan mengerti perbedaan infaq dan shodaqoh kita lebih memahami makna dan maksud dari kedua hal tersebut, seingga tidak ada kesalah pahaman dalam mengartikannya. Bahkan dalam ajaran agama Islam, Infaq sendiri terbagi menjdi dua yaitu Infaq Wajib dan Infaq Sunnah. Yang merupakan infaq wajib adalah Zakat dan juga Nadzar. Sedangkan yang termasuk infaq sunnah adalah memberikan pertolongan kepada seseorang dengan memberian suattu barang.

Baca :  Cara Menghitung Zakat Mal yang Benar dan Contohnya

Beberpa ketentuan infaq wajib antara lain adalah barang, benda, atau harta yang di keluarkan untuk di berikan sudah di tentukan oleh ajaran agama Islam. Sedangkan ketentuan infaq sunnah yaitu tida adanya ketentuan dalam bentuk jumlah yang akan di berikan kepada seseorang, akan tetapi hal ini biasanya di berikan dengan rasa iklhas tanpa mengharapkan suatau apapun melainkan hanya karena ingin berbagi dan menonlong.

Pengertian Shodaqoh

Dan setelah mengerti mengenai penjelasan tentang pengertian Infaq seperti sudah kami jelaskan diatas, dalam pembahasan perbedaan infaq dan shodaqoh kali ini juga akan kita bahas mengenai pengertian shodaqoh yang juga harus kalian ketahui. Shodaqoh berasal dari katan Shadaqa yang artinya benar. Menurut pengakuan imannya, orang yang suka bersedekah adalah orag yang benar. Sedangkan penjelasan Shodaqoh jika di lihat dari terminologi syariat, Shodaqoh makna asalnya adalah tahqiqu syai’in bisyai’i, atau bisa di katakan menetapkan atau menerapkan sesuatu pada sesuatu.

Berbeda dengan infaq yang mempunyai sifat wajib sesuai dengan apa yang kami jelaskan diatas, Shodaqoh sendiri sikapnya sangat sukarela dan sangat tidak terkait akan syarat-syarat tertentu dalam kita mengeluarkan jumlah, waktu, dan juga kepada siapa kita akan memberikannya. Memang sangat sedikit sekali perbedaan infaq dan shodaqoh yang ada, namun jika kalian tidak mengetahui akan pengertiannya bisa saja kalian menganggapnya sama saja.

Shodaqoh sendiri memiliki cakupan yang sangatlah luas bila di lihat dari Al-Quran karena dalam penjelasannya Shodaqoh bisa di katakan mencakup segala jenis sumbangan. Dan bila di lihat dari caranya, infaq dan sodaqoh sendiri terlihat serupa akan tetapi seperti kami sampaikan diatas, shodaqoh bisa diartikan jauh lebih luas. Jadi perbedaan infaq dan shodaqoh yang paling mendasar hanya terletak pada pemberian dan waktunya saja.

Baca :  Cara Sholat Jamak Maghrib dan Isya Beserta Niatnya

Didalam hadist riwayat Iam Muslim dari Abu Dzar, Rasullullah diketahui pernah mengatakan bahwa jika tidak mampu bersedekah dengan harga, maka setiap orang bisa bersedekat dengan membaca tasbih, takbir, tahmid, dan tahlil, atau juga melakukan berbagai macam kegiatan amr ma’ruf nahi mungkar juga bisa termasuk sebah shodaqoh atau sedekah.

Nah itulah kiranya sedikit penjelasan mengenai perbedaan infaq dan shodaqoh yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini semoga bisa bermanfaat, jangan lupa simak juga informasi lain dari niatpuasa.com mengenai Doa Ketika Menjenguk Orang Sakit yang sudah kami jelaskan di kesempatan sebelumnya.